estusaealamindah.com

HINDARI AMBYAR SAAT BELI RUMAH. SIMAK TIPSNYA DISINI

AMBYAR

Hari-hari ini kita  pasti sering menemukan penawaran menarik tentang iklan rumah. Di sepanjang jalanan kota-kota besar, beberapa iklan rumah biasa kita temukan dalam bentuk baliho maupun berupa umbul-umbul. Bagi generasi milenial yang akrab dengan dunia digital, penawaran produk rumah juga tersebar di timeline media sosial maupun di berbagai portal berita.

Pernah nggak saat mutusin pengen beli rumah tapi ternyata setelah di cek ke lokasi malah jadi ambyar? Biar hemat waktu dan meminimalisir kesalahan saat memilih, ada baiknya kita cek satu-persatu kecocokan kalian dengan rumah tersebut. Karena seperti ada pepatah; “Memilih rumah itu seperti memilih pasangan hidup”. Perlu informasi dan pendekatan yang mendalam. Apa aja sih kira-kira yang harus diperhatikan sebelum kita memutuskan membeli rumah?

KEMAMPUAN EKONOMI

Membeli rumah secara tunai maupun kredit yang menjadi acuan dasar kita adalah berapa kemampuan kita untuk membayar rumah tersebut. Tanyakan secara detail kepada agen penjualan rumah tersebut berapa total biaya yang dikeluarkan untuk memiliki rumah tersebut. Jika kalian hendak membelinya secara kredit, tanyakan berapa dana yang dibutuhkan di awal? Berapa nilai angsuran yang dibayarkan hingga lunas? Apa saja syaratnya yang harus dipenuhi? Karena seringkali yang menjadi batu sandungan saat membeli rumah secara kredit, kamu mendengar atau menerima informasi yang kurang lengkap sehingga terbentur beberapa hal yang menjadi penghalang untuk membeli rumah tersebut.

Beruntungnya bagi kalian yang berstatus karyawan di sebuah perusahaan, jika saat ini terbentur membeli secara tunai, coba kalian tanyakan ke tempat kalian bekerja, apakah ada fasilitas KPR dari kantor? Jadi urusan pembayaran gak perlu berurusan dengan pihak bank atau pengembang, tinggal potong gaji tiap bulan dari kantor.

SPESIFIKASI RUMAH

Memilih rumah yang diibaratkan seperti memilih pasangan hidup sebagian besar diartikan karena rumah akan menjadi tempat kita bernaung selama kita hidup. Maka sudah sepatutnya kita memilih rumah yang memiliki bangunan yang kuat dan kokoh. Tak hanya itu, fungsi bangunan juga harus sesuai dengan kebutuhan kita.

Misalnya kita memilih rumah selain kuat juga harus disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga yang menghuni rumah tersebut. Jika kita dari awal sudah memilih rumah dengan spesifikasi yang dibutuhkan, maka akan meminimalisir biaya renovasi di kemudian hari

FASILITAS

Bagi sebagian orang saat memilih rumah akan dipengaruhi oleh fasilitas memadai yang terdapat di area perumahan tersebut. Misalkan bagi keluarga kecil yang sudah memiliki anak, pasti mencari area bermain yang ramah anak atau sarana pendidikan yang mudah dijangkau. Terlebih jika dilengkapi seperti pasar swalayan, tempat ibadah, pusat hiburan, sarana olahraga dan fasilitas umum lainnya.

Faktor keamanan juga menjadi keutamaan seseorang memilih tempat tinggal. Selain rumah yang nyaman, penghuni serta lingkungan juga harus terjamin keamanannya

ASPEK LINGKUNGAN

Bagi sebagain orang, hal pertama yang jadi pertimbangan lainnya adalah kondisi tanah, air dan udara. Lingkungan yang baik akan membangun generasi unggulan.

Perhatikan juga akses transportasi, carilah yang memiliki kemudahan akses yang mendukung mobilitas harian kita. Dekat dengan tempat kerja atau pusat bisnis, apakah jalur transportasinya cukup mudah dijangkau baik dengan angkutan umum maupun kendaraan pribadi.

ASPEK LEGALITAS

Dalam hal proses jual beli tentunya yang harus kalian perhatikan adalah perihal legalitas. Mulai dari perijinan, status sertifikat serta reputasi pengembang. Saat ini untuk memperoleh informasi terkait hal ini sangat terbuka. Ingat, yang kalian beli adalah sebuah asset jangka panjang berupa tanah dan bangunan. Dengan mendapatkan informasi yang jelas terkait ini, maka kita takkan dibayangi ketakutan di kemudian hari.

Jika semua hal yang disebutkan diatas sudah dipastikan dan diantisipasi di awal, saat kalian menemukan rumah yang sreg sama minat dan kemampuan kalian, jangan berpikir terlalu lama. Semakin tinggi kebutuhan masyarakat terhadap hunian, maka ketersediaan tanah semakin menipis, otomatis harganya akan semakin melambung naik. (ik)

Want to say something? Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Compare